Nanga Bulik, Jumat (14/11) — Bertempat di Alun-Alun Kota Nanga Bulik, Bupati Lamandau secara resmi menutup rangkaian Lamandau Expo Tahun 2025, yang menjadi bagian dari Lamandau Festival 2025. Penutupan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Lamandau, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Asisten di lingkup Setda, para kepala OPD, camat, dan tamu undangan lainnya.
Lamandau Expo 2025 yang berlangsung selama sepekan menghadirkan lebih dari 200 peserta stand, terdiri dari dinas-dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamandau, UMKM lokal dan luar daerah, instansi vertikal, lembaga perbankan, komunitas kreatif, hingga pelaku usaha kuliner dan fashion. Hingga 13 November 2025, nilai transaksi tercatat telah melampaui Rp 2,1 miliar, dan panitia memperkirakan total perputaran ekonomi dapat mencapai lebih dari Rp 2,7 miliar pada akhir penyelenggaraan. Angka ini mencerminkan tingginya aktivitas ekonomi masyarakat serta peran Expo sebagai wadah pertumbuhan sektor UMKM.
Dalam sambutannya, Bupati Lamandau menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk OPD dan EO Merah Putih, yang telah bekerja keras menyukseskan rangkaian Lamandau Festival 2025 mulai dari Festival Babukung hingga Lamandau Expo. Beliau menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mengembangkan identitas budaya dan kreativitas generasi muda melalui program jangka panjang. “Dalam jangka panjang dan untuk menuju global, Pemerintah Kabupaten Lamandau akan memperkenalkan Lamandau Exotic Borneo (LEBORN), yaitu sebuah perayaan identitas dan inovasi Lamandau yang memadukan kekuatan budaya Dayak dengan energi kreatif generasi masa kini,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Hari terakhir pelaksanaan Lamandau Expo 2025 semakin meriah dengan berbagai hiburan, termasuk penarikan doorprize di stand peserta dan penampilan artis nasional yang ditutup oleh J-ROCKS, Dudy Oris, dan Silet Open Up. Sebagai penutup, pertunjukan kembang api menghiasi langit Alun-Alun Lamandau, mengakhiri seluruh rangkaian acara dengan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.